Big Data sudah sangat sering terdengar oleh para pengembang aplikasi. Pengembangan sebuah aplikasi tentu

saja membutuhkan penyimpan yang dapat mengelola dan manajemen segala informasi secara terstruktur dan

tertata secara rapi.

Sebuah aplikasi skala kecil umumnya menggunakan database yang bersifat open source, seperti yang paling

umum digunakan seperti MySQL, MariaDB, dan lain-lain. Berbeda untuk proyek dalam skala besar seperti sebuah

E-Commerce, membutuhkan sebuah penyimpanan data yang sangat besar dan kompleks. Maka dari itu Big Data

muncul sebagai solusi dari penyimpanan data yang kompleks tersebut.

img source idcloudhost

BIG Data

Mengutip dari id.wikipedia.org Big Data adalah menggambarkan sebuah data yang besar yang terstruktur

maupun tidak terstruktur digunakan untuk membantu kegiatan bisnis. Big Data merupakan pengembangn

dari data yang sering digunakan oleh pengembang.

Big data memiliki beberapa karakteristik yaitu sebagai berikut :

Volume : ukuran sangat besar dan akan terus bertambah.

Variety : data terbagi menjadi terstruktur dan tidak terstruktur.

Velocity : kecepatan data sangat cepat dan mungkin dapat langsung digunakan.

Varicity : akurasi informasi yang diberikan sebuah data set.

Big Data Analytics

Big Data Analytics adalah sebuah proses penggalian informasi yang bergunakan untuk menganalisis berbagai

kumpulan data yang berukuran besar. Big Data digunakan untuk membantu mengambil keputusan. Penggunaan

Big Data banyak digunakan diberbagai sektor seperti Perbankan, Komunikasi Media, Kesehatan, Olahraga dan

banyak lagi. Contoh pengaplikasian Big Data analasisi penyebaran Covid-19 didunia, atau seperti pada bidang

pendidikan melacak kinerja mahasiswa dan fakultas serta memetakan minat mahasiswa sesuai mata kuliah

yang berbeda melalui absesnsi kehadiran

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *