Pilih NodeMCU atau Arduino

Pada pengembangan teknologi elektronika khususnya di bidang microcontroller dan embedded systems, sudah

sering menggunakan Arduino maupun NodeMCU. Banyak project elektronik sudah dibuat dengan menggunakan

Arduino dan NodeMCU. Tetapi apa perbedaan antara kedua alat tersebut.

Arduino

Arduino adalah sebuah kit elektronik atau papan elektronik Open Source yang didalamnya ditanamkan chip

microcontroller dengan jenis Atmel AVR. Kegunaan Arduino tergantung dari program yang dibuat. Arduino bisa

digunakan untuk berbagai macam hal seperti mengatur alat elektronik atau kelistrikan, bahkan membuat

perangkat IOT. Bahasa pemrograman yang digunakan Arduino adalah C, bahasa ini sudah dipermudah menjadi

fungsi-fungsi sederhaan sehingga dapat digunakan pemula.

NodeMCU

NodeMCU adalah sebuah platform IOT yang bersifat opensource. NodeMCU menggunakan chip ESP8266

sebagai otaknya. NodeMCU sejatinya adalah sebuah microcontroller, seperti Arduino yang ditambahi modul

wifi ESP8266. Selain terdapat memori untuk menyimpanan program, juga terdapat port digital I/O, terdapat juga

port analog yang digunakan untuk fungsi UART, SPI, I2C, dan lain-lain.

Lalu pilih mana Arduino atau NodeMCU ?

Perbedaan yang sangat mencolok dari kedua alat perangkat tersebut adalah modul modul Wifi NodeMCU

dirancang untuk pembuatan perangkat IOT, sedangkan untuk untuk Arduino modul Wifi tidak dipasang. Untuk

pengembangan alat disaran menggunakan NodeMCU karena modul Wifi yang sudah terpasang didalamnya,

tetapi jika membuat embedded system menggunakan Arduino karena memori yang lebih longgar.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *